Tips Agar Anak Mandiri

anak-menyapu

Pada kesempatan kali ini, saya tuliskan beberapa hal-hal yang dapat kita lakukan untuk melatih anak agar mandiri.

–          Kalau mau anak mandi sendiri, pasang gantungan handuk setinggi yang bisa diraih anak dan letakkan sabun di tempat yang bisa dijangkau anak. Anak sedikit boros dengan sabun tidak apa, tapi sambil tetap diingatkan agar pakai sabun secukupnya. Kuatir kurang bersih? Di akhir waktunya mandi, orang tua dapat turun tangan sebagai pemeriksaan sudah bersih atau belum. Berikan limit waktu anak untuk mandi sendiri. Jadi anak benar-benar mandi bukan bermain air. Untuk yang baru belajar mandi sendiri perlu pengawasan. Dan  jika anak mengijinkan, berikan beberapa instruksi (anak saya kadang tidak suka diberi instruksi) seperti kapan harus menyabuni badan, badan harus digosok terutama bagian-bagian tertentu, agar tidak lupa mencuci muka & menggosok gigi.

–          Letakkan pakaian anak di lemari bagian bawah agar mudah diambil. Ijinkan anak untuk memilih pakaian yang dia inginkan untuk melatihnya mengambil keputusan & percaya diri dengan pilihannya. Agar tidak semua pakaian berantakan, pisahkan sebagian di lemari bagian atas.

–          Ajak anak untuk mau makan sendiri. Berikan porsi yang sedikit (secukupnya) bagi anak yang suka pilih-pilih makanan. Biarkan jika ada makanan yang tumpah. Tidak perlu disuapi jika anak makannya lama, apalagi dengan cara-cara meniru terbangnya pesawat terbang atau mobil yang melaju ke dalam goa. Orang tua cukup menjadi cheerleader, hanya sebagai pemberi semangat agar anak melakukan suapannya sendiri. Ucapkan kata-kata penyemangat, seperti “Ayo dek, habiskan makanannya. Tinggal sedikit lagi”, “Wah, mulutnya sudah kosong. Ayo suap lagi makanannya”, “Makanannya dikunyah ya dek” atau kalimat-kalimat semangat lainnya.

–          Jika anak mau menyapu atau mengepel lantai, ijinkan. Walaupun menyapunya tidak bersih, tidak merata atau mengepel dengan air masih berceceran. Orang tua bisa menyempurnakannya setelah anak selesai mengerjakannya.

–          Ijinkan anak jika ingin mencuci piring sendiri. Walau sabun agak kebanyakan, kurang bersih bilasannya. Bisa orang tua sempurnakan kemudian tapi tidak di depan anak.

–          Ijinkan anak jika ingin membantu mencuci pakaian. Walau saat anak membantu membilas, pakaiannya yang baru diganti menjadi basah atau malah bermain air sabun bukannya membantu.

Di akhir usahanya, ucapkan terima kasih atas usaha dan bantuannya, sampaikan pujian tanpa berlebihan. Untuk beberapa tahun pertama anak belajar, lengkapi diri dengan stok kesabaran, luangkan waktu untuk melihat proses anak berusaha tanpa banyak terlibat langsung. Anak-anak butuh waktu untuk berproses, tidak ada yang instan. Percaya lah, kita orang tuanya akan memetik buah manisnya beberapa tahun kemudian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s